Ad Widget

Zakat dan Kepemimpinan

Pada Masa Rasulullah SAW, zakat langsung dikelola oleh Rasulullah SAW tanpa ada lembaga. Pada masa khalifah Abu Bakar, zakat mulai dikelola secara terinstitusi. Pada zaman Umar Bin Khattab sudah dilembagakan menjadi Baitul Maal. Tapi pada masa khalifah Usman Bin Affan zakat dilepas lagi, karena Negara kacau. Akhirnya, pada zaman Khalifah Umar Bin Abdul Azis, zakat mulai dikelola lagi.

Tapi begitupun demikian pada zaman Umar Bin Abdul Aziz, zakat tidak serta merta bisa melepaskan kemiskinan fisik. Yang bisa terwujud pada saat itu adalah cara berpikir umat dan pemimpinnya, karena keadilan yang ditunjukkan oleh sang khalifah.

Buktinya ada seorang wanita datang menghadap Umar Bin Abdul Aziz ingin minta diperbaiki rumahnya. Tapi wanita itu tidak jadi meminta karena rumah khalifah tidak lebih baik dibanding rumahnya.

Perempuan itupun mengatakan, ”saya ridho menjadi orang miskin meski saya makan hanya satu kali sehari, karena saya punya pemimpin yang mempunyai teladan baik”.

Kedua, pada waktu bendahara Baitul Maal mencari orang miskin untuk diberi zakat, orang-orang miskin itu justru menghindar. Sehingga ada orang yahudi merasa heran dan bertanya, ”Kenapa anda tidak meminta, malah menghindar ketika akan diberi zakat?” Orang-orang miskin itu menjawab, ”Saya ridho pada khalifah karena kehidupannya jauh lebih sederhana”.

Jadi ternyata kemiskinan fisik pada masa khalifah Umar Bin Abdul Aziz tidak bisa dihilangkan, tetapi cara berpikir masyarakatnya tentang kemiskinan hilang dengan sendirinya. Oleh karenanya, orang miskin, orang jompo tidak bisa diselesaikan hanya dengan zakat 2,5% saja, tetapi bisa diselesaikan dengan merubah paradigma berpikir dan pola hidup pemimpinnya. Biarlah Miskin Harta asal Kaya Hati.

“Berzakatlah kalian, niscaya akan datang kepada kalian suatu masa yang ummatnya berkeliling menawarkan zakat, tetapi tidak ditemukan seorangpun yang bersedia menerimanya.” (H.R. Al Bukhari)


http://mta-online.com/v2/wp-content/uploads/2009/07/zakat-quran-mta.jpg

About the Author: admin

Kangdadang earned his Diploma degree from dr Otten Academy of Nursing, Bandung in 2002. 2010 He joined the accounting graduate program In economics faculty at The University of Kepulauan Riau. He received his Master of Science degree in Human Resource in 2013 from The University of Batam. While his work at local government, Kang Dadang also interest on IM, today he manage many blog and owner of Pesonaweb.com

You might like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: