Ad Widget

Tips Menghindari Rambut Rontok

Pernah merasakan rambut rontok saat disisir atau setelah garuk-garuk kepala? Sejalan dengan pertambahan usia, setiap orang laki-laki atau perempuan akan mengalami kerontokan rambut. Kerontokan rambut merupakan istilah medis yang menyatakan rambut rontok sebagian atau keseluruhan. Kerontokan rambut yang terus menerus tanpa diimbangi dengan pertumbuhan rambut yang baru akan menyebabkan kebotakan. Kebotakan umumnya terjadi pada laki-laki paruh baya yang dipegaruhi  oleh hormon testosteron. Secara umum 25% laki-laki berumur 30 tahunan dan 50% laki-laki berumur 60 tahunan mengalami kebotakan.

Setiap hari rambut akan rontok dengan sendirinya. Jumlah normalnya adalah sekitar 50-100 helai per hari. Rambut yang rontok tersebut akan tergantikan oleh rambut baru yang tumbuh di folikel yang sama. Setiap helai rambut berumur rata-rata 4-5 tahun dengan pertambahan panjang 1-2 cm setiap bulan. Rambut baru timbuh setiap 6 bulan, akan tetapi pada kasus kebotakan, tidak terjadi pertumbuhan rambut baru.

Penyebab rambut rontok ada beberapa macam, misalnya faktor usia, perubahan hormon, stress, faktor genetik, penyakit serius, terlalu sering keramas, pengobatan (misalnya kemoterapi), paparan sinar X, hamil dan melahirkan, gizi tidak seimbang dan kosmetika rambut yang tidak cocok. Kerontokan rambut yang terdeteksi sejak dini akan memudahkan pencegahan kerontokan lebih lanjut. Tanda-tanda awalnya terjadi biasanya saat Anda keramas atau menyisir rambut. Bila akar rambut sudah rapu, maka rambut akan sangat mudah tercabut saat tertarik.

Simak tips untuk menghindari rambut rontok berikut ini :

– Hindari menyisir rambut saat basah. Setelah selesai keramas atau mencuci rambut, rambut cukup dikeringkan dengan handuk secara lembut tanpa perlu digosok kuat-kuat. Gunakan handuk yang mampu menyerap air dengan baik dan selanjutnya biarkan rambut mengering dengan sendirinya.

– Gunakan sisir bergigi jarang untuk menyisir rambut. Sisir bergigi jarang memiliki tekanan yang lebih lemah dibanding sisir bergigi rapat, sehingga kerontokan rambut dapat dikurangi.

– Hindari atau kurangi sebisa mungkin penggunaan kosmetik rambut yang tidak terlalu perlu semisal hairspray, pewarna rambut, pengeriting maupun pelurus rambut.

– Hindari penggunaan mesin pengering rambut sebisa mungkin karena dapat mengurangi kelembaban rambut. Jika kelembaban alami rambut berkurang maka rambut menjadi rapuh dan mudah rontok. Bila Anda terpaksa menggunakannya, pakailah dengan suhu yang rendah dengan jarak 10-15 cm dari rambut.

– Anda dapat menggunakan minyak zaitun untuk menjaga kelembaban rambut Anda. Caranya adalah dengan mengoleskan minyak zaitun di kulit kepala. Lakukan hal ini setidaknya dua kali dalam seminggu sebelum tidur agar saat Anda tidur malam, minyak zaitun dapat terserap sempurna oleh rambut Anda.

– Biarkan rambut Anda dalam keadaan terurai sesering mungkin terutama saat tidur. Penggunaan jepit atau ikat rambut dapat mempengaruhi pertumbuhan rambut dan dapat membuat rambut menjadi rapuh serta mudah rontok.

About the Author: admin

Kangdadang earned his Diploma degree from dr Otten Academy of Nursing, Bandung in 2002. 2010 He joined the accounting graduate program In economics faculty at The University of Kepulauan Riau. He received his Master of Science degree in Human Resource in 2013 from The University of Batam. While his work at local government, Kang Dadang also interest on IM, today he manage many blog and owner of Pesonaweb.com

You might like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: