Klook.com
cara memilih hosting bagi pemula

Cara Memilih Hosting untuk Pemula

Hosting merupakan lokasi dimana file dan data yang diperlukan sebuah website disimpan serta dapat diakses dan dikelola melalui internet dimanapun kita berada (tidak berbatas tempat), asalkan sobat terhubung dengan koneksi internet. File website yang disimpan di hosting dapat berupa gambar, pdf, video, email, database, aplikasi, script dan zip.

Bagaimanakah cara sobat mengunjungi sebuah website di internet? Sobat ketika Anda mencoba mengunjungi sebuah website, biasanya sobat mengetikkan nama domain yang dimaksud bukan. Misal sobat mau buka situs facebook, maka sobat lantas menuliskan facebook.com pada browser. Atau kadang jika sobat tidak mengetahui url website biasanya sobat mencarinya di pencarian Google.

Nah pertanyaannya, kenapa itu alamat url facebook.com bisa terbuka dan muncul berbagai gambar dan video seperti yang bisa kita akses bersama? Hal ini disebaabkan komputer/Laptop/Hp Anda terhubung ke server dimana facebook menyimpan berbagai filenya dan halaman website akan dikirimkan dan ditampilkan melalui browser, contohnya seperti halaman yang sedang Anda baca saat ini.

Maka dari itu sebuah website dibangun oleh sebuah domain dan hosting. Dua item ini yang wajib sobat miliki ketika mau punya website online.

Hosting bisa diumpamakan sebagai sebuah rumah yang kontrakan dengan ukuran tertentu dan setiap bangunan rumah kontrakan mempunyai ukuran yang berbeda antara rumah yang satu dan rumah lainnya. Rumah A misalnya memiliki ukuran 6×7 m2 dan maksimal yang menghuninya 5 orang. sementara Rumah B dengan 4×5 m2 hanya bisa menampung 2 orang.

Sobat, hostingpun sama memiliki ruang penyimpanan yang berbeda beda sesuai kebutuhan yang menyewa. Misalnya hosting dengan kapasitas penyimpanan 500 mb, 1 Gb, 2Gb, 5 Gb, 10 GB, hingga kapasitas penyimpanan unlimited. Kapasitas hosting ini sangat menentukan harga jual dari hosting.

Untuk sobat yang masih NEWBIE di dunia perhostingan, jangan hanya melihat hosting itu murah. Harus dilihat dulu beberapa kriteria dan review dari pengguna lain. Sebagai pemula saya sarankan sobat menggunakan shared hosting dulu, jika memang kedepannya perlu di upgrade ke spesifikasi yang lebih tinggi ya silahkan. Saya sarankan selanjutnya sobat mencoba Cloud Hosting, VPS Hosting dan Dedicated. Apa itu Cloud, VPS da Dedicated hosting akan kita bahas pada artikel yang lain ya.

Memilih shared hosting yang benar-benar bagus dan sesuai kebutuhan kita itu cukup mudah. Beberapa hal yang harus diperhatikan antara lain:

1. Kontrol Panel Hosting mudah digunakan

Percuma kita memiliki hosting yang bagus tapi kontrol panelnya ribet dan sulit di kuasai. Kontrol panel hosting yang paling populer saat ini adalan CPANEL. Interface cpanel sangat mudah, navigasinya oke banget dan fitur-fitur yang ada di cpanel sangat lengkap. seperti manajemen domain, dns editor, manajemen email dan install script melalui softaculous (seperti wordpress, magento, joomla dll). Jadi pilihlah hosting wordpress yang menyediakan kontrol panel CPANEL.

2. Fitur Add On Domain

Nama domain saat ini sudah menjadi aset dan harganyapun sangat kompetitif antara registrar yang satu dengan registrar yang lain rata-rata berada pada rentang Rp.100.000,- sampai Rp. 150.000,- setahun untuk ekstensi .com. Domain lokal .id cenderung lebih mahal paling murah sekitar Rp. 250.000,-. Nah jika anda ingin mengelola lebih dari 1 website maka carilah hosting yang bisa banyak Add On Domain. Pastikan paket hosting yang akan digunakan memiliki fitur addon domain lebih dari 1 domain.

3. Uptime

Performa server yang oke dan konektivitas yang stabil adalah kunci sebuah hosting yang bagus. Tanpa ini hosting hanyalah sampah. Inilah yang dinamakan uptime. Hosting yang sering down tiap minggunya jangan dipilih. Tentu sobat tidak ingin visitor meninggalkan website gara-gara website sobat tidak bisa diakses. Berapa nilai uptime yang bagus? Saya selalu merekomendasikan yang nilai uptimenya 96% keatas. Oleh karena itu pilihlah hosting yang memiliki uptime diatas 96%. Bagaimana cara mengecek uptime? Anda bisa cek menggunakan tool untuk memonitor server seperti Site24x7., melihat dari review-review hosting seperti penasihathosting, hosting fact dll, atau bahkan melihat dari layanan webhostingnya itu sendiri.

4. Adanya Pilihan Upgrade

Pastikan layanan hosting yang akan Anda pakai mempunyai beragam paket untuk melakukan upgrade, hal ini berguna jika website sobat melebihi batas penggunaan. Misalkan sobat sebagai pemula memulai hosting dengan paket 1 Gb ternyata selama digunakan kapasitas yang Anda gunakan sudah mencapai 1 Gb, maka sobat perlu upgrade ke paket diatasnya. Jadi pilihlah hosting yang memiliki banyak paket agar bisa diupgrade.

5. Customer Service yang Cepat Tanggap

Salah satu yang paling saya rekomendasikan adalah kecepatan menjawab pertanyaan atau pengajuan ticket jika ada masalah. Pasti dan banget Anda akan menemukan berbagai masala terkait hosting, dan dibutuhkan CS yang cepat menjawab masalah sobat. Jadi CS yang responsif adalah mutlak dalam memilih hosting. Tinggalkan jika CS nya lama dalam menjawab masalah sobat.

6. Harga tahun Pertama dan Renewal Stabil

Faktor harga bagi pemula sangat penting, karena biasanya newbie enggan mengeluarkan banyak uang untuk sekedar membeli hosting. Jadi usahakan sobat memilih hosting murah yang harga perpanjangannya tidak terlalu mahal.

Itulah penjelasan singkat dari saya untuk sobat semua seputar tips bagaimana memilih hosting yang bagus bagi pemula.

 

 

 

 

 

 

 

About the Author: admin

Kangdadang earned his Diploma degree from dr Otten Academy of Nursing, Bandung in 2002. 2010 He joined the accounting graduate program In economics faculty at The University of Kepulauan Riau. He received his Master of Science degree in Human Resource in 2013 from The University of Batam. While his work at local government, Kang Dadang also interest on IM, today he manage many blog and owner of Pesonaweb.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: