Klook.com
jasa pembuatan repository kampus

Cara Membuat Pupuk NPK Cair Organik

Cara Membuat Pupuk Organik: NPK Cair

NPK merupakan singkatan dari Nitrogen Posfor Kalium
Nitrogen (N)===>unsur makro ini berguna saat masa pertumbuhan
Sumber Nitrogen: pada daun-daunan, daun lamtoro, daun ubi, daun ketela, daun pepaya, daun kacang, sisa sayuran dan buah,
air kelapa, ikan-ikan busuk, air cucian ikan dan daging

Posfor (P)==> unsur makro ini berguna untuk perakaran, fase awal pembungaan agar bunga tidak rontok
Sumber  Posfor: bonggol/pelepah pisang, cangkang telur, daun-daun bambu kering

Kalium (P) ===>unsur makro ini berguna untuk masa pembungaan dan pembuahan
Sumber  Kalium: buah2an busuk, kulit pisang, sabut kelapa, semangka, nenas

Cara Pembuatan NPK Cair

NITROGEN

– 1 Liter Air
– daun-daunan 1/2 kg cacah halus
– 1 SDM gula putih/merah : Fungsi sebagai makanan mikroba
– EM4 10 cc (ml) atau YAKULT 10 cc atau Air CUCIAN BERAS

Caranya:
masukan gula, EM4, ke dalam 1 Liter Air,
aduk hingga rata.
Kemudian masukan/campurkan adukan tersebut ke dalam wadah berisi daun-daunan,
kemudian tutup wadah dengan rapat.
Tunggu hingga 7-14 hari untuk siap digunakan

POSFOR

– 1 Liter Air
– kedebog/pelepah pisang 1/2 kg cacah halus
– 1 SDM gula putih/merah : Fungsi sebagai makanan mikroba
– EM4 10 cc (ml) atau YAKULT 10 cc atau Air CUCIAN BERAS

Caranya:
masukan gula, EM4, ke dalam 1 Liter Air,
aduk hingga rata.
Kemudian masukan/campurkan adukan tersebut ke dalam wadah berisi daun-daunan,
kemudian tutup wadah dengan rapat.
Tunggu hingga 7-14 hari untuk siap digunakan

KALIUM

– 1 Liter Air
– Sabut kelapa 1/2 kg cacah halus
– 1 SDM gula putih/merah : Fungsi sebagai makanan mikroba
– EM4 10 cc (ml) atau YAKULT 10 cc atau Air CUCIAN BERAS

Caranya:
masukan gula, EM4, ke dalam 1 Liter Air,
aduk hingga rata.
Kemudian masukan/campurkan adukan tersebut ke dalam wadah berisi daun-daunan,
kemudian tutup wadah dengan rapat.
Tunggu hingga 7-15 hari untuk siap digunakan

Cara Menggunakan Pupuk Organik Cair (NPK CAIR) Yang Tepat dan Benar

Cara Penggunaan/Penyiraman berbeda pada tiap fase:
Pada Fase Vegetatif;
N=1 Lt, P=1 Lt, K=1 Lt perbandingan (1 : 1 : 1)
Campurkan dalam 1 tangki air 10-15 liter

Fase Awal Pembungaan/Generatif:
N=1/2 Lt, P=1 Lt, K=1/2 Lt perbandingan (1/2 : 1 : 1/2)
Campurkan dalam 1 tangki air 10-15 liter

Fase Pembuahan:
N=1/2 Lt, P=1/2 Lt, K=1 Lt perbandingan (1/2 : 1/2 : 1)
Campurkan dalam 1 tangki air 10-15 liter
atau
N=1 Lt, P=1 Lt, K=2 Lt perbandingan (1 : 1 : 2)
Campurkan dalam 1 tangki air 10-15 liter

Leave a Comment

%d bloggers like this: