Ad Widget

Cara Memasak Mie Instan yang Benar dan Sehat

Siapa yang tak kenal mie instant, Indonesia sebagai produsen nomor 2 dunia jelas memposisikan diri sebagai masyarakat penggemar mie. Tapi tahukah anda  bagaimana cara memasak mie yang berkualitas, berikut cuplikannya:

1. Rebus Air dalam Panci sampe mendidih

2. Masukin Mie

Mie harus di masukin setelah air mendidih jika belum mendidih jangan dimasukin dulu

3. Aduk-aduk Mie ± 1.1/2 menit yang pertama

Setelah mie di masukin ke panci, mie harus di aduk-aduk terus ± 1,5 menit, ini supaya bahan-bahan kimia yang ada dalam mie instan rontok misalnya Lilin, Zat Pewarna, Zat pengawet dan ratusan lagi zat-zat kimia lain yang berbahaya bagi tubuh kita.

4. Buang air rebusan mie yang pertama

Coba deh perhatiin air hasil ngerebus mie tsb, kuning dan butek banget gan, menurut ane itu adalah bahan-bahan kimia berbahaya yang terkandung di dalam mie.

5. Masukin lagi ke dalam air dingin dan di rebus lagi untuk yang kedua
Setelah itu cemplungin lagi kedalam panci untuk di rebus yang kedua kalinye gan, pake air bersih ya…. terus jangan lupa di aduk-aduk lagi ± 1,5 menit yang kedua, biar bahan kimianya makin rontok

6. Angkat dan Mie Siap untuk di Hidangkan

kalo udah dan  kalo mienya adalah mie Goreng langsung bisa di angkat untuk di hidangkan gan, tapi kalo mie rebus/kuah airnya bisa di buang lagi dan agan bisa ganti pake air termos yang panas.
jangan lupa kasih sayuran atau lauk lainnya biar makin maknyus…

note:
tepung yang dipakai untuk pembuatan mie adalah tepung manildra yang kemudian di ayak sebelum dipakai jadi yang terpakai adalah tepung yang benar2 bersih dan halus
Kemudian yang membuat mie itu berwarna kuning adalah alkali, sampe sekarang pun ane g pernah tau apa aja yang terkandung dalam alkali tersebut, karena sudah datang dalam bentuk bubuk kemudian dicampur dengan air demin yang kemudian di aduk bersama tepung tadi
Setelah rata kemudian masuk ke mesin yang bernama doughsheet yang berfungsi untuk membuat lembaran, kemudian diteruskan ke mesin roll press untuk menipiskan lembaran tadi sampai pada ketipisan yang diinginkan
Kemudian diteruskan ke slitter untuk membuat mie menjadi meriting dan membagi lembaran tadi menjadi 6 bagian.
Setelah itu mie di beri steam dengan suhu +/- 150 derajat celcius (gampangnya dikukus)
Kemudian masuk ke mesin cutting untuk dipotong dan dilipat, coba perhatikan mie sebelum direbus pasti bentuknya terlipat, Baru masuk ke frying untuk digoreng.
Setelah itu ditiriskan dan dimasukkan ke cooling fan, ini berguna untuk mengeluarkan sisa minyak dan mendinginkannya sebelum di packing sehingga tidak berjamur.
Setelah itu barulah mie masuk di channelizer yang kemudian diberi bumbu oleh petugas bumbu.
Baru mie di packing apabila kemasan dipencet dan ternyata angin yang terdapat didalam kemasan berkurang maka mie tersebut dinyatakan tidak layak jual

apabila merunut kejadian di atas maka sebenarnya mie telah aman, dikarenakan ada petugas QC yang selalu melakukan pengecekan dari mulai tepung akan masuk ke mesin ayak sampai mie dikemas.
tapi yang jadi masalah orang yang bekerja pada pabrik mie belum tentu tahu apa saja kandungan yang terdapat dalam alkali yang membuat mie berwarna kuning tersebut, hanya yang ane tau di alkali itu terdapat zat pengawetnya.

Karena itu lebih aman air rebusan pertama dibuang sehingga yang tertinggal hanyalah tepung yang telah menjadi mie.

About the Author: admin

Kangdadang earned his Diploma degree from dr Otten Academy of Nursing, Bandung in 2002. 2010 He joined the accounting graduate program In economics faculty at The University of Kepulauan Riau. He received his Master of Science degree in Human Resource in 2013 from The University of Batam. While his work at local government, Kang Dadang also interest on IM, today he manage many blog and owner of Pesonaweb.com

You might like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: